Langsung ke konten utama

KH Maimoen Zubair: Islam tak akan Roboh karena Hormati Pemeluk Agama Lain

KH Maimoen Zubair: Islam tak bakal Roboh karena Hormati Pemeluk Agama
Lain
. Kamu wajib sering belajar bakal mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka bagi penjelasan terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan termulia intern membaca share terbaru.
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimun Zubair menyerukan kepada masyarakat orang islam bakal tetap menjaga suasana kondusif hubungan antarpemeluk agama di Indonesia.
“Kita jangan bercekcok bagi agama lain. Agama Islam yaitu agama yang sebagian besar dipeluk rakyat Indonesia,” katanya di hadapan ribuan waraga yang memadati lapangan Jladri, Sendangmulyo, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, intern acara “Sarang Bershalawat”, akhir pekan lalu.
Menurut Mbah Maimun, Islam yaitu agama yang kuat serta tak bakal roboh karena menghormati pemeluk agama lain.
“Islam itu ibarat pohon kurma, yang kuat serta tiada bakal tumbang. Akarnya, kuat tertancap di bumi serta cabangnya ada di langit. Buah kurma juga pemberi buah-buah tanpa memandang musim, baik itu musim kemarau maupun musim hujan,” ungkapnya.
Selain mengajak umat Islam agar tetap berpegang teguh pada Pancasila, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, ini juga berharap Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo serta Jusuf Kalla bagaikan kian baik dari kepemimpinan sebelumnya.
Acara “Sarang Bershalawat” dihadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta Plt Bupati Rembang H. Abdul Hafidz. Habib Syech disambut antusias ribuan penggemarnya yang datang dari berbagai kota.
Sumber : www.muslimoderat.net

Source Article and Picture : www.wartaislami.com





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Allah dan Malaikat Bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW

Allah atau Malaikat Bershalawat distribusi Nabi Muhammad SAW . Kamu mesti sering belajar distribusi mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka beserta kabar terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan termulia internal membaca share terbaru. Wartaislami.com ~ Kalau kita menelaah sejarah hidup Nabi Muhammad SAW, kita mau banyak contoh teladan berkenaan keagungan seorang manusia. Yang selama hidupnya mempraktikkan hidup penuh kasih sayang, ramah tamah, toleransi, atau jauh dari sifat-sifat serakah serta mau memproses sendiri. Sejak masanya yang paling awal, Nabi SAW menerapkan konsepsi bahwa semua manusia itu bersaudara, mesti dihormati sebagaimana adanya, atau dinilai menurut diri mereka sendiri. Sifat-sifat, perilaku, atau kepribadian Nabi SAW itu kini banyak diungkapkan kembali kaum Muslimin di berbagai pelosok Tanah Air distribusi memperingati maulid (kelahiran)-nya. Yang justru banyak dipertanyakan mengapa umat Islam kini ini tak terlihat...

Aswaja Itu Moderat, Seimbang dan Toleran

Aswaja Itu Moderat, Seimbang serta Toleran . Kamu wajib sering belajar buat mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka seraya penjelasan terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan terpilih internal membaca share terbaru. Wartaislami.com ~ Hanya berselang sehari sesudah Presiden Jokowi memberikan arahan khusus kepada Kapolri buat menindak pelaku intoleransi, sejumlah aksi pembubaran paksa terjadi di sejumlah titik di tanah tirta. “Sehari sesudah pernyataan itu, pada 1 April, kegiatan keagamaan pengikut Syiah di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur diserang serta dibubarkan paksa oleh organisasi masyarakat yang menyebut diri seperti Ormas Aswaja,” kata Ketua Setara Institute Hendardi di Jakarta, Senin (4/4). Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok warga di Bangil, Pasuruan, membubarkan paksa peringatan Milad Putri Nabi Muhammad saw, Fatimah Azzahra, yang diadakan di Islamic Women Centre, Bangil, Jumat (1/4). Dua hari kemudian, ribuan ma...

KH. Ridwan Mujahid: Pendiri NU Asal Semarang

KH. Ridwan Mujahid: Pendiri NU Asal Semarang . Kamu mesti sering belajar bakal mendapatkan banyak pengetahuan. Disini mau berbagi kepada kalian yang suka serta penjelasan terkini, semoga bisa menjadikan kamu mendapatkan pilihan jempolan intern membaca share terbaru. M. Rikza Chamami Sekretaris Lakpesdam NU Kota Semarang & Dosen UIN Walisongo Mengenang kembali sosok pendiri Nahdlatul Ulama (NU) asal Semarang bernama KH Ridwan Mujahid luar biasa dibutuhkan. Belum banyak orang melihat sosoknya. KH Ridwan Mujahid berpangkal dari Kauman Semarang. Sebagaimana disebutkan oleh Agus Tiyanto, KH Ridwan Mujahid rata keturunan dari Kyai Lasem yang sama serta kerabat KH Makshum serta KH Baidlawi yang bersambung nasabnya sampai Mbah Sambu. Makam KH Ridwan Mujahid berada di Pemakaman Umum Bergota (tepatnya di selatan Makam KH Sholeh Darat, satu area makam keluarga H. Abu Bakar Kauman). Dalam buku “Kemelut di NU Antara Kyai serta Politisi” karya Abdul Basith Adnan disebutkan peran besar...